Alumni UPI Y.A.I Bagikan Pengalaman Magang Hub dan Pentingnya Organisasi untuk Persiapan Karier

Alumni UPI Y.A.I Bagikan Pengalaman Magang Hub dan Pentingnya Organisasi untuk Persiapan Karier

Alumni UPI Y.A.I Bagikan Pengalaman Magang Hub dan Pentingnya Organisasi untuk Persiapan Karier

Jakarta – Pengalaman selama masa perkuliahan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja. Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, pengalaman berorganisasi, mengikuti kegiatan kampus, hingga program magang juga berperan dalam membentuk kemampuan profesional.

Hal tersebut disampaikan oleh Kak Siti Nurlaila Fitri atau biasa disapa Ka Ipit, alumni Universitas Persada Indonesia Y.A.I (UPI Y.A.I) angkatan 2021, yang membagikan pengalaman mengikuti Program Magang Hub serta perjalanan pengembangan dirinya sejak menjadi mahasiswa hingga memasuki dunia profesional.

Mengenal Program Magang Hub dari Media Sosial

Ka Ipit mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengetahui Program Magang Hub melalui media sosial, khususnya Instagram. Informasi tersebut menarik perhatiannya karena saat itu ia baru menyelesaikan pendidikan dan sedang berada dalam tahap mencari pengalaman profesional sebagai fresh graduate.

Ketika Program Magang Hub Batch 1 dibuka, Ipit kemudian mencoba mengikuti proses pendaftaran dan seleksi. Menurutnya, sebagai salah satu program batch pertama, proses seleksi yang dijalani cukup menantang.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu langkah penting baginya untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi yang sebelumnya telah dibangun selama berkuliah di UPI Y.A.I.

Aktif Berorganisasi Membentuk Kepercayaan Diri

Selama menjadi mahasiswa UPI Y.A.I, Ka Ipit aktif mengikuti organisasi Public Relations Club (PRC). Menurutnya, pengalaman berorganisasi memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan kemampuan dirinya, terutama dalam menghadapi dunia kerja.

Melalui PRC, ia mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan berbagai keterampilan, seperti public speaking, teamwork, manajemen kegiatan, hingga koordinasi acara.

Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa bekerja bersama orang lain, mengoordinasikan kegiatan, serta menyampaikan gagasan di depan publik.

“Dosen dan organisasi sangat memengaruhi perkembanganku. Kita dibiasakan dan dibangun untuk bisa berbicara di depan umum, dan itu sangat melatih kepercayaan diriku.”

Menurut Ka Ipit, kebiasaan yang dibangun selama masa perkuliahan menjadi modal penting ketika harus berhadapan dengan lingkungan profesional yang menuntut kemampuan komunikasi dan kolaborasi.

Mata Kuliah Public Relations Relevan dengan Dunia Kerja

Selain pengalaman organisasi, pembelajaran di bangku kuliah juga dinilai memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya bagi mahasiswa yang mengambil bidang Public Relations (PR).

Ipit menjelaskan bahwa sejumlah mata kuliah yang dipelajarinya sangat membantu ketika menjalani aktivitas profesional. Metode pembelajaran yang melibatkan diskusi terbuka juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan berbicara, menyampaikan pendapat, serta menyelesaikan permasalahan.

Beberapa mata kuliah yang menurutnya sangat relevan dengan dunia kerja antara lain Public Speaking dan Management PR.

Kemampuan public speaking, misalnya, menjadi salah satu kompetensi yang banyak digunakan dalam pekerjaan. Mulai dari melakukan presentasi, berkomunikasi dengan rekan kerja, hingga menyampaikan informasi kepada pihak lain membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik.

Begitu pula dengan manajemen event yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam bidang Public Relations.

Pengalaman Magang Membantu Menerapkan Ilmu Perkuliahan

Ipit juga telah beberapa kali mendapatkan pengalaman magang di bidang event. Salah satunya adalah pengalaman magang di sebuah yayasan yang membuatnya terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk seminar.

Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama kuliah membantu dirinya memahami tahapan dalam mengelola sebuah kegiatan. Mulai dari membuat proposal, menyusun surat-menyurat, mengatur rangkaian acara, hingga memastikan berbagai kebutuhan kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di kampus dapat menjadi dasar untuk menghadapi berbagai kebutuhan di lingkungan kerja.

Dengan memiliki pengalaman organisasi dan magang, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengimplementasikan keterampilan secara langsung.

Kemampuan Beradaptasi dan Attitude Menjadi Bekal Penting

Bagi Ipit, salah satu keterampilan yang perlu dimiliki mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja adalah kemampuan beradaptasi.

Lingkungan kerja mempertemukan seseorang dengan berbagai karakter, usia, latar belakang, dan cara bekerja. Karena itu, mahasiswa perlu membangun keberanian untuk berinteraksi dengan siapa pun serta tidak takut mencoba hal-hal baru.

Selain kemampuan teknis dan komunikasi, Ipit menekankan pentingnya attitude dalam dunia profesional.

Menurutnya, kemampuan seseorang tidak hanya dinilai dari seberapa banyak keterampilan yang dimiliki, tetapi juga dari bagaimana seseorang bersikap, berkomunikasi, bekerja sama, dan menghargai orang lain.

Tips Mengikuti Program Magang Hub untuk Mahasiswa

Bagi mahasiswa maupun fresh graduate yang tertarik mengikuti Program Magang Hub, Ipit membagikan beberapa tips yang dapat dipersiapkan sejak awal.

1. Selalu Update Informasi

Calon peserta perlu aktif mencari informasi mengenai Program Magang Hub, termasuk jadwal pendaftaran dan proses seleksi. Dengan mengikuti informasi terbaru, calon peserta dapat mempersiapkan diri lebih awal.

2. Pahami Persyaratan

Pastikan seluruh persyaratan program dipahami dengan baik. Perhatikan kelengkapan administrasi agar tidak ada dokumen yang terlewat ketika proses pendaftaran.

3. Persiapkan CV dan Portofolio

CV menjadi salah satu dokumen penting dalam proses seleksi. Karena itu, mahasiswa perlu menyusun CV yang informatif dan memperbaruinya sesuai dengan pengalaman yang dimiliki.

Jika memiliki pengalaman organisasi, kepanitiaan, proyek, maupun pekerjaan sebelumnya, pengalaman tersebut dapat ditampilkan secara relevan dalam CV atau portofolio.

4. Bangun Koneksi

Memperluas koneksi juga menjadi salah satu hal yang penting dalam mempersiapkan karier. Mahasiswa dapat membangun relasi melalui organisasi, kegiatan kampus, program magang, seminar, maupun berbagai kegiatan profesional.

5. Pilih Posisi yang Sesuai dengan Jurusan

Ipit juga menyarankan calon peserta untuk memilih posisi magang yang linier atau sesuai dengan bidang studi. Posisi yang relevan akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari sekaligus memperkuat kompetensi profesional.

Organisasi dan Magang sebagai Investasi Karier Mahasiswa

Pengalaman Ipit menunjukkan bahwa perjalanan menuju dunia kerja tidak hanya dibangun setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Persiapan karier dapat dimulai sejak berada di bangku kuliah melalui berbagai pengalaman yang relevan.

Aktif mengikuti organisasi dapat membantu mahasiswa mengembangkan soft skill, sementara pengalaman magang memberikan kesempatan untuk memahami dan merasakan lingkungan kerja secara langsung. Keduanya dapat menjadi kombinasi yang mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Karena itu, mahasiswa disarankan untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memanfaatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan diri.

“Perbanyak pengalaman magang dan aktif berorganisasi di kampus untuk melatih soft skill maupun hard skill yang nanti akan memengaruhi karier di dunia kerja.”

Kisah Ipit menjadi gambaran bahwa pengalaman selama menjadi mahasiswa dapat menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja.

Bagi mahasiswa UPI Y.A.I, berbagai pengalaman akademik, organisasi, dan kegiatan pengembangan diri dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses mempersiapkan masa depan profesional.

Jangan hanya menunggu lulus untuk mulai membangun karier. Mulailah mengembangkan kompetensi, memperluas pengalaman, membangun koneksi, dan memanfaatkan peluang sejak masih menjadi mahasiswa.

Share:

Tags: Magang Hub,Program Magang Hub,alumni UPI Y.A.I,UPI Y.A.I,pengalaman magang mahasiswa,organisasi mahasiswa,Public Relations,tips magang,persiapan karier mahasiswa,soft skill mahasiswa,dunia kerja,mahasiswa UPI Y.A.I