Debat Calon Presiden Mahasiswa BEM FIKOM UPI Y.A.I Periode 2025–2027: Membangun Regenerasi Kepemimpinan Mahasiswa yang Berkualitas
Jakarta – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia (UPI) Y.A.I sukses menyelenggarakan Debat Calon Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komunikasi Periode 2025–2027. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses demokrasi kampus sekaligus wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk melahirkan pemimpin yang visioner, bertanggung jawab, dan mampu membawa perubahan positif bagi organisasi kemahasiswaan.
Debat calon presiden mahasiswa tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, sivitas akademika, serta mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Pembukaan oleh Dr. Siti Komsiah, M.Si.
Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Siti Komsiah, M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengalaman organisasi sebagai bekal mahasiswa menghadapi tantangan di masa depan.
"Kuliah itu bukan sekadar datang untuk mendapatkan ilmu, tetapi juga wadah untuk mencari pengalaman. Biasanya, mahasiswa yang memiliki pengalaman organisasi akan jauh lebih tangguh (struggle) dalam menghadapi berbagai tantangan."
Beliau juga mengingatkan pentingnya regenerasi kepemimpinan agar estafet organisasi mahasiswa dapat terus berjalan.
"Oleh karena itu, jangan sampai estafet organisasi ini terputus di sini. Harus selalu ada regenerasi berikutnya. Harapan kami dari pihak fakultas, siapapun yang terpilih nanti pada pemilihan hari Rabu dapat mengemban tanggung jawab dengan lebih baik lagi. Dari sekian banyak calon yang baik, semoga terpilih yang terbaik di antara mereka."
Tak hanya itu, Dr. Siti Komsiah juga berpesan agar kepengurusan BEM mendatang terus melakukan inovasi melalui evaluasi program kerja dan memperluas wawasan dengan belajar dari kampus lain.
"Pesan saya untuk kepengurusan ke depan, selain mengevaluasi dan memperbaiki program kerja dari periode sebelumnya, cobalah untuk melakukan studi banding dengan universitas lain. Jangan hanya berpuas diri di dalam lingkup internal satu universitas saja, agar wawasan kalian semakin terbuka mengenai apa saja yang harus dan bisa dilakukan oleh BEM."
Penyampaian Visi dan Misi Tiga Kandidat
Memasuki sesi inti, ketiga kandidat Presiden Mahasiswa BEM Fakultas Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I Periode 2025–2027 diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, serta program unggulan yang akan mereka jalankan apabila terpilih.
Masing-masing kandidat memaparkan gagasan mengenai pengembangan organisasi, peningkatan kualitas kegiatan kemahasiswaan, penguatan aspirasi mahasiswa, hingga upaya membangun kolaborasi yang lebih luas demi kemajuan BEM Fakultas Ilmu Komunikasi.
Setelah penyampaian visi dan misi, para kandidat mengikuti sesi tanya jawab sesuai tema debat yang telah disiapkan panitia. Sesi ini menjadi ajang untuk menguji kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, serta ketepatan para kandidat dalam memberikan solusi terhadap berbagai isu organisasi kemahasiswaan.
Antusiasme mahasiswa semakin terlihat dalam sesi tanya jawab bersama audiens. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan secara langsung oleh peserta yang hadir, menciptakan suasana debat yang interaktif, dinamis, dan edukatif.
Penutupan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPI Y.A.I
Rangkaian kegiatan debat ditutup oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPI Y.A.I, Dr. H. Masruhin, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau kembali menegaskan bahwa organisasi merupakan sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.
"Kuliah itu bukan sekadar datang untuk mencari ilmu akademis, tetapi juga tempat untuk menempa pengalaman. Mahasiswa yang aktif dan memiliki pengalaman organisasi biasanya akan jauh lebih tangguh (struggle) dalam menghadapi berbagai tantangan."
Beliau juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan regenerasi kepemimpinan mahasiswa.
"Oleh karena itu, jangan sampai estafet ini terputus di sini. Harus selalu ada regenerasi yang berjalan dengan baik. Siapapun yang terpilih nanti, semoga dapat mengemban tanggung jawab dengan lebih baik lagi. Dari sekian banyak calon yang baik, semoga lahir yang terbaik di antara mereka."
Sebagai penutup, Dr. H. Masruhin, S.Pd.I., M.Pd. berpesan agar kepengurusan BEM mendatang terus berkembang melalui evaluasi dan keterbukaan terhadap berbagai praktik baik dari perguruan tinggi lain.
"Pesan saya untuk kepengurusan ke depan, selain mengevaluasi program kerja sebelumnya, cobalah untuk melakukan studi banding dengan universitas lain. Jangan hanya berpuas diri di dalam lingkup internal kampus sendiri, agar wawasan kalian semakin terbuka luas mengenai apa saja yang bisa dicapai oleh BEM."
Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Demokrasi Kampus
Pelaksanaan Debat Calon Presiden Mahasiswa BEM Fakultas Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I Periode 2025–2027 tidak hanya menjadi tahapan menjelang pemilihan, tetapi juga sarana pembelajaran demokrasi yang sehat bagi mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk mengenal lebih dekat para kandidat, memahami gagasan yang ditawarkan, serta menggunakan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab. Diharapkan, pemimpin terpilih nantinya mampu membawa BEM Fakultas Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I menjadi organisasi yang semakin inovatif, adaptif, dan berdampak positif bagi seluruh mahasiswa.
Semangat regenerasi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang ditunjukkan dalam debat ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I siap menjadi generasi penerus yang aktif, kritis, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan kampus dan masyarakat.

English