Pimpin Kolaborasi 60 Perguruan Tinggi Nasional, UPI Y.A.I Perkuat Digitalisasi Desa di Subang Melalui Teknologi Chatbot
UPI Y.A.I Pimpin Kolaborasi 60 Perguruan Tinggi untuk Digitalisasi Desa di Subang
SUBANG, JAWA BARAT – Universitas Persada Indonesia Y.A.I (UPI Y.A.I) kembali membuktikan peran strategisnya sebagai motor penggerak kolaborasi akademik tingkat nasional. Dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Nasional yang berlangsung di Kabupaten Subang, Jawa Barat, UPI Y.A.I sukses menghimpun delegasi dari 60 universitas di seluruh Indonesia untuk turun langsung memberdayakan potensi desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Program ini menjadi sorotan karena skala kolaborasinya yang masif, melibatkan institusi pendidikan dari berbagai penjuru nusantara, mulai dari Jakarta hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepemimpinan Strategis UPI Y.A.I dalam Pengabdian Nasional
Doni Sihotang, akademisi Public Relations dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, yang hadir sebagai salah satu peserta, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan UPI Y.A.I. Menurutnya, inisiatif UPI Y.A.I dalam menghimpun puluhan kampus bukanlah hal sederhana dan membutuhkan dedikasi serta kerja keras yang luar biasa.
"Saya sangat salut dengan tim UPI Y.A.I. Ini kali kedua saya bergabung setelah sebelumnya ikut dalam kolaborasi internasional di Malaysia dan Singapura. Bayangkan, hari ini ada 60 universitas dari bermacam daerah di Indonesia berkumpul di sini, semuanya dimotori oleh UPI Y.A.I," ujar Doni.
Digitalisasi BUMDes melalui Implementasi Chatbot
Salah satu agenda krusial dalam pengabdian kali ini adalah introduksi teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik di tingkat desa. Melalui kelompok kerja yang dibentuk, para akademisi memberikan edukasi mengenai peran Artificial Intelligence (AI) sederhana berupa Chatbot.
Inovasi ini diintegrasikan ke dalam sistem komunikasi desa, seperti situs web resmi dan platform WhatsApp, guna membantu perangkat desa dalam melayani pertanyaan umum dari masyarakat secara otomatis dan cepat. Implementasi ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Subang, menjadikannya lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan warga maupun calon mitra bisnis.
Keberlanjutan dan Visi Besar Yayasan Administrasi Indonesia
Keberhasilan program PKM batch ketujuh ini menegaskan posisi UPI Y.A.I dan Yayasan Administrasi Indonesia (Y.A.I) sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik di dalam kelas, tetapi juga aktif membangun konektivitas antar-perguruan tinggi untuk dampak sosial nyata.
Program kolaborasi ini dinilai menjadi golden standard bagi pengabdian masyarakat di Indonesia karena mampu menyatukan perspektif dari berbagai latar belakang daerah untuk menyelesaikan masalah lokal.
"Kami berharap program ini terus berkesinambungan. Kerja keras UPI Y.A.I dalam meluangkan waktu dan tenaga untuk menghimpun kampus-kampus ini adalah bentuk ketulusan dalam membangun bangsa melalui pengabdian yang nyata," pungkas Doni.
Dengan suksesnya kegiatan di Subang ini, UPI Y.A.I semakin mengukuhkan identitasnya sebagai kampus yang humanis dan progresif, sekaligus menjadi jembatan bagi sinergi perguruan tinggi nasional dalam mendukung program pemerintah pusat terkait digitalisasi desa dan kemandirian ekonomi daerah.

English